MALANG — Program Studi Magister Pendidikan IPS, Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), menyelenggarakan Matrikulasi dan Orientasi bagi mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung secara daring pukul 10.00–12.00 WIB setelah pelaksanaan PKKMB Sekolah Pascasarjana.

Kegiatan Matrikulasi mahasiswa baru S2 Pendidikan IPS Unikama dengan materi pengantar ilmu sosial oleh Dr. Sulistyo, M.Ak.
Matrikulasi bertujuan memberikan landasan awal keilmuan serta menyamakan pemahaman mahasiswa terhadap bidang Pendidikan IPS. Kegiatan ini juga membekali mahasiswa dengan pengenalan program studi dan motivasi untuk menjalani pendidikan pada jenjang magister.
Materi pertama disampaikan oleh Dr. Sulistyo, M.Ak., mengenai pengantar ilmu sosial serta teori dan konsep dasarnya. Pembahasan mencakup ruang lingkup ilmu sosial, hubungan konsep dengan teori, perkembangan teori sosial, serta perannya dalam memahami kehidupan masyarakat.
Mahasiswa diperkenalkan pada fungsi teori sebagai alat untuk menjelaskan gejala sosial dan menafsirkan data. Materi juga menghubungkan kajian ilmu sosial dengan persoalan nyata, antara lain kemiskinan, pengangguran, kesenjangan pembangunan, keadilan sosial, dan lingkungan hidup.
Selain penguatan keilmuan, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan Program Studi S2 Pendidikan IPS dan motivasi studi. Mahasiswa diarahkan untuk menjaga konsistensi belajar serta aktif berkomunikasi dengan Kaprodi, dosen penasihat akademik, dosen pengampu, dan teman satu angkatan ketika menghadapi kesulitan.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa mendapatkan tugas komitmen awal studi berupa tulisan satu halaman. Tugas tersebut memuat alasan memilih S2 IPS Unikama, target selama studi, persoalan pendidikan atau sosial yang menarik untuk dikaji, rencana topik tesis sementara, serta komitmen menyelesaikan studi tepat waktu. Batas pengumpulan tugas ditetapkan pada 10 Oktober 2026.
Matrikulasi ini menjadi pijakan awal bagi mahasiswa untuk menghubungkan proses belajar dengan rencana penelitian sejak semester pertama. Melalui pendampingan dan komunikasi akademik yang berkelanjutan, mahasiswa diharapkan mampu menjaga semangat serta terus berproses hingga menyelesaikan studi.
