MALANG — Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Workshop Diferensiasi Misi Unikama dan Integrasi Kearifan Lokal dalam Tri Dharma” pada 20 Juli. Tema kegiatan ini mengangkat penguatan kekhasan perguruan tinggi melalui keterkaitan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan nilai serta potensi lokal.

Foto bersama dalam kegiatan Workshop Diferensiasi Misi Unikama dan Integrasi Kearifan Lokal dalam Tri Dharma.
Diferensiasi misi berkaitan dengan pengembangan arah dan karakter perguruan tinggi sesuai keunggulan yang dimiliki. Dalam konteks tersebut, kearifan lokal dapat menjadi sumber pengembangan keilmuan sekaligus landasan untuk mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Bagi Program Studi Magister Pendidikan IPS, Sekolah Pascasarjana Unikama, tema workshop ini memiliki relevansi dengan kajian kehidupan sosial, budaya, dan pendidikan. Tradisi, nilai kebersamaan, praktik sosial, serta pengetahuan masyarakat dapat menjadi sumber belajar yang membantu mahasiswa memahami persoalan sosial secara kontekstual.

Dalam bidang pendidikan, integrasi kearifan lokal dapat diwujudkan melalui materi perkuliahan, studi kasus, dan kegiatan pembelajaran yang menghubungkan teori dengan kehidupan masyarakat. Pendekatan ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kepekaan sosial, dan penghargaan terhadap keragaman budaya.
Pada bidang penelitian, potensi lokal menyediakan ruang kajian mengenai perubahan sosial, pelestarian budaya, pendidikan multikultural, dan pembangunan berkelanjutan. Sementara itu, pengabdian kepada masyarakat dapat dikembangkan melalui pendampingan yang memperhatikan kebutuhan, pengalaman, dan sumber daya masyarakat setempat.
Tema workshop ini menjadi pengingat bahwa pengembangan pendidikan tinggi perlu berakar pada lingkungan sosial dan budaya masyarakat. Integrasi kearifan lokal dalam tridharma diharapkan dapat memperkuat kekhasan Unikama sekaligus memperluas kontribusi akademik yang bermanfaat bagi masyarakat.
